Description
Official video visualizer for “1/1”
Listen to for Revenge’s new album "Perayaan Patah Hati - Babak 2" now: https://forrevenge.lnk.to/PerayaanPatahHatiBabak2
Watch more video from for Revenge: https://youtube.com/playlist?list=PLwIxPjH5bbOm9FnylVZGoOj-AD5xUVMxf&si=0jN9tn-vKglNxxz1
Subscribe YouTube channel for Revenge:
https://www.youtube.com/channel/UCm_qmWBzPP-jNiCJgKvp85A
Connect with for Revenge on:
TikTok: https://www.tiktok.com/@forrevenge?lang=en
Instagram: https://www.instagram.com/forrevengeofficial/
Twitter: https://twitter.com/FORREVENGE
Facebook: https://www.facebook.com/forrevenge/
#forRevenge #NewAlbum #forRevengeAlbum #PerayaanPatahHatiBabak2 #LyricVideo #1/1 #Rock #Pop #Emo
CREDITS
Executive Producer: Muhammad Soufan for Sony Music Entertainment Indonesia
A&R: Keke Kananta
Performed by for Revenge
Composed by Moch Boniex Nurwega, Faisal Riant Sahputra
Produced by for Revenge
Vocal Directed by Kamga
Backing Vocal by Kamga & Odelia Sabrina
Vocal Recorded at Sony Music Studios Indonesia by Yusup Albantani
Strings, Loop and Synth by Faisal Riant Sahputra
Edited and Prep by Andrew Setiawan
Mixed and Mastered by Dimas Pradipta at Sum It! Studio.
Dolby Atmos by Edu Christanto
Published by PT Sony Music Publishing Indonesia
Lyrics
Suatu hari kita berseru
Semua hal baik yang kan kita tuju
Terabadikan di latar biru
Berharap tersemat dan menyatu
Namun kaunyalakan
bara di balik terang
Menyisakan luka yang enggan tuk disembuhkan
Satu per satu menjadi abu
Tak ada lagi kita dalam lembaran utuh
Satu per satu menjadi bisu
Takkan lagi kusimpan namamu dalam lagu
Suatu hari kita bicara tentang rumah
dan yang lahir saat kita menua
Namun kaulenyapkan
Sebelum ada
Meninggalkan rencana yang tak lagi bernyawa
Satu per satu menjadi abu
Tak ada lagi kita dalam lembaran utuh
Satu per satu menjadi bisu
Takkan lagi kusimpan namamu dalam lagu
Sampai kapan kau dekap perih yang kau puja?
(Sampai kapan kau terluka?)
Sampai kapan kau peluk getir yang menganga?
Satu per satu menjadi abu
Tak ada lagi kita dalam lembaran utuh
Satu per satu menjadi bisu
Takkan lagi kusebut namamu